AMAZON.COM
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Juni 2014

Jika Ingin Mati, Ya Mati Saja



“Aku lebih baik mati”
“Tak ada gunanya aku hidup”
“Aku ingin mengakhiri semuanya”
“Aku lelah dengan semuanya”
ingin mengakhiri hidup
Sebagian besar orang pasti pernah merasakan hal itu, sebagian besar orang pasti pernah punya pemikiran seperti itu. Tak terkecuali kamu, kamu yg dirundung masalah, kamu yg tak kuat menahan beban dipundakmu, kamu yg merasa tak bahagia hidup di dunia, dan kamu tak merasa tak berarti.
Wajar saja jika memang begitu, nomal jika pernah merasakan hal itu, hidup memang tak mudah, kenyataan memang tak selalu manis, realita kehidupan memang sering membuat kita takut. Kita lebih memilih bermimpi untuk selamanya, dibanding harus menghadapi dunia nyata.
Tapi ada beberapa hal yg perlu kamu camkan
Hidupmu bukan hanya tentang dirimu, tapi juga tentang orang-orang yang menyayangimu
Hidupmu bukan hanya milikmu tapi juga milik orang-orang disekitarmu
Dan hidupmu bukan hanya milikmu tapi juga milik orang-orang yg mencintaimu
Jangan menjadi manusia egois yang hanya memikirkan dirimu saja. Coba pikirkan orang-orang disekitarmu..
Sampai disini, masih tetap punya keinginan yang sama? Masih ingin mati? Masih tetap putus asa? Kalau masih, oke mari kita lanjutkan..
Orang-orang yang putus asa dalam hidupnya pasti berpikir:
“Jika aku mati memang kenapa? Tak ada bedanya kan? Toh, bumi masih terus berputar, matahari akan terus terbit, jam dinding akan terus bergerak, bintang masih terus berada di langit, kehidupan akan terus berlanjut tanpaku.”
Pemikiran diatas memang benar, Tapi coba renungkan, yang berhenti hanyalah waktumu, hanyalah hidupmu dan jantungmu namun orang-orang-orang di sekitarmu masih harus menjalani hidupnya, menjalani hidup mereka tanpa hadirmu, tanpa sapamu, dan tanpa senyummu.
Tak pernahkah kamu memikirkan mereka? Tak pernahkah kamu memikirkan orang-orang disekitarmu itu? Mereka yang selalu ada untukmu..
Teman-temanmu, bagaimana perasaan mereka ketika mendengar kabar duka darimu? Mereka akan terus menyebut namamu dengan air mata yang menganak sungai. Tak taukah kamu apa yang mereka rasakan saat melihat fotomu dengan mereka, tersenyum bersama, bahagia bersama, semua memori bahagia akan membuat mereka semakin sakit. Tak taukah kamu betapa sulit menghapus nomor telponmu dari kontak mereka? Mereka akan terus mengecek facebook/twitter kamu, menulis didinding  atau me-mention twitter kamu, mereka kan meminta kamu untuk kembali, berharap berita tentang kamu hanya sebuah lelucon belaka. Tak pernahkah kamu memikirkan itu?
Pacarmu atau mantan pacarmu, mereka akan terus memandangi barang pemberian darimu, membaca chattingan antara kamu dengannya, tersenyum kecil disela-sela air mata yang mengalir, mengingat kemesraan yang pernah terjalin. Terluka, sakit, dan menyesal. Mereka masih ingin melanjutkan hubungannya denganmu. Mereka ingin kamu kembali.
Keluargamu, saat pemakamanmu selesai, mereka akan saling menatap dengan pandangan kosong, dengan mulut yang saling terbungkam, karena tak tau apa yang akan mereka katakan. Rumahmu dipenuhi orang-orang bermata sendu dan mulut yang terkunci. Rumahmu akan menjadi sorotan, ya rumahmu, keluargamu yang tertimpa badai kesedihan kerenamu. Rumahmu akan merindukan suara tertawamu yang renyah, dan teriakanmu yang melengking.
Kakak dan adikmu, mereka akan terus menatap kamarmu yang kosong dengan pandangan tak percaya. Setiap pagi saat mereka bangun dari tidur, mereka akan tetap berpikir bahwa kamu masih ada didalam kamarmu dan tertidur, ya mereka masih berharap kamu masih bersama dengan mereka. Setiap sudut rumahmu akan mengingatkan meraka padamu. Membuat kenyataan semakin pahit.
Ibumu, tak pernahkah kamu memikirkannya? Tak pernah membayangkan apa yang terjadi pada diri dan perasaannya saat kamu telah tiada? Ibumu telah bersusah payah mengandungmu selama 9 bulan, berjuang hingga berani mengorbankan nyawanya hanya untukmu.  Ia telah merawat dan membesarkanmu susah payah, tapi kamu malah ingin mengakhiri hidupmu dengan begitu mudahnya? Tak pernah kau brpikir betapa terlukanya ia wahai anak durhaka? Ibumu akan merasa paling bersalah karena tak mampu membuatmu hidup bahagia, menyesal karena merasa tak mampu melindungimu. Kebahagiannya tak sesempurna dulu, saat kamu masih ada.
Ayahmu, pria yang menjadi tulang punggung dalam keluargamu, banting tulang untuk menghidupi dirimu, agar kamu bisa hidup layak dan bahagia. Tapi kamu malah menyia-nyiakan semua itu karena masalah yang tak jelas, masalah yang sebenarnya tak seberapa bila dibandingkan kerja keras ayahmu, masalah yang sebenarnya bisa kamu hadapi. Diantara keluargamu, ayahmu adalah orang yang terlihat paling tegar, orang yang paling bisa menerima, tapi kamu takkan pernah tau seberapa hancur hatinya, seberapa rapuh perasaannya, seberapa terlukanya ia karnamu.
Tuhan, kamu percaya Tuhan bukan? Tuhan, menciptakan kamu dari segumpal tanah yang menjijikan, dan dengan kasih sayangnya padamu, ia rubah menjadi manusia, mahluk yang paling sempurna diantara semua cintaannnya. Tuhan juga memberikan hati dan otak bukan? Lalu kenapa kamu tidak mempergunakannya dengan baik dan memilih untuk mengakhiri hidupmu? Coba bayangkan bagaimana perasaan Tuhanmu. Kecewa, sakit hati, marah bahkan murka! Coba pikirkan wahai mahluk penghuni neraka, wahai manusia yang tak tau diuntung, wahai manusia yang tak menggunakan otaknya dengan benar!
Oke semua yang ada di kepala saya sudah saya keluarkan, semua yang saya tau sudah saya tuliskan. Jika kamu merubah pikiranmu, merubah pandanganmu, dan mau bersyukur. Allhamdulillah..
Tapi jika kamu masih ingin bunuh diri, masih berpikiran untuk mati ya apa boleh buat. Lebih baik memang kamu mati saja. Akhiri hidupmu sekarang! Aku pun tak sudi menghirup oksigen yang sama dengan orang egois yang hanya memikirkan dirinya sendiri. Su
ngguh merasa hina jika harus berjalan di bumi yang sama dengan orang yang tak berani bermimpi. Ya lebih baik mati saja!!

                                                                                                                              

Sabtu, 14 Juni 2014

MOVE ON -Bukan Sebuah Puisi, Hanya Rangkaian Kata-kata untuk Menyadarkan Diri-

harus move on!

Patah hati, semua orang pasti pernah merasakannya. Begitu banyak puisi yang menggambarkan tentang sakitnya patah hati. Tapi dalam tulian kali ini, tidak ada puisi hanya ada rangkaian kata-kata untuk menghibur diri. Move on, istilah yang sudah menjadi trend di deretan menusia patah hati. Dan mungkin memang itulah yang bisa menyembuhkan hati dan menghibur diri
Saat yg berharga pergi dari hidupmu, menangislah. Tapi setelah itu lepaskan, tinggalkan dan iklaskan. Pergi, bukan berarti akhir, tapi sebuah awal dari lembaran baru. Jangan terus menyalahkan diri, dia pergi bukan berarti kamu tak bisa menjaga, melainkan dia yg tak sanggup bertahan. Tak ada gunanya menatap punggungnya dari kejauhan dan berharap dia akan berbalik. Kamu tau, kamu lebih kuat dari itu, berdiri, bangkit dan berpalinglah. Dicampakan olehnya memang sakit, tapi cukup sampai disitu, jangan biarkan kamu menyakiti dirimu sendiri dengan memohon dan bertekuk lutut dihadapannya, yang ada tak hanya dirimu yg sakit, tapi harga dirimu akan ikut terluka. Kamu seharusnya sadar dia mampu melepas dan mencampakanmu dengan mudah, seharusnya kamu juga melakukan hal yang sama bukan malah berjuang mempertahankannya.
Kamu pikir, apakah akan berhasil jika yang berjuang hanyalah dirimu? Apakah kemampuanmu cukup untuk mengembalikan semuanya? Sadarlah, sudah terlalu lama kamu bermimpi, sudah terlalu banyak film FTV berakhir ‘Happy Ending’ yang kamu tonton. Sudah terlalu banyak kamu membaca novel romantisme dan segala kebahagiannya. Sekuat apapun kamu mencoba tetap takkan berhasil jika hanya kamu yang berjuang sedangkan disisi lain lebih memilih diam dan pergi.
Kenangan? Yap. Mengingatnya memang menyedihkan. Kamu mungkin, akan masih membaca surat cinta yang pernah dia kirimkan untukmu, masih membaca chattingan kamu dengannya, dan mengunjungi beberapa tempat bersejarah bagimu dan dirinya. Wajar saja, dengan catatan, hal yang kamu lakukan masih diambang batas kenormalan. Karena bagaimana pun, kenangan tinggallah kenangan, masa lalu tinggallah masa lalu. Bumi masih terus berputar, hari masih terus mengejar minggu, jam di dindingmu masih akan terus berdenting. Satu hal yang harus kamu camkan baik-baik. Kamu hidup dihari ini. Kengan dan masa lalu ada hanya untuk diingat dan untuk dijadikan pelajaran, bukan untuk kamu jalani. Jadikan ini sebagai batu loncatan dengan begini kamu akan belajar mana yang baik dan mana yang buruk untuk dirimu, membuat dirimu menjadi jauh lebih dewasa. Hidupmu masih panjang, ibarat sebuah novel masih banyak chapter-chapter selanjutnya harus kamu isi.
belajar untuk tidak sakit hati
Mulai dari hari ini cobalah langkahkan kakimu dan berkata pada dirimu sendiri “Sekarang sudah saatnya saya bahagia”


NB: Tulisan ini dibuat untuk mereka yang tidak bisa menghibur diri mereka sendiri, untuk mereka yang terus membuat/mencari puisi yang isinya sesuai dengan isi hatinya yang hancur. Untuk mereka yang lebih memilih untuk tinggal, diam dan menunggu. Mereka yang percaya dengan harapan kosong.

Jumat, 30 Mei 2014

Pergi Mencari Inspirasi


Negara Inggris, adalah salah satu negara maju di Benua Eropa. Walaupun memiliki wilayah yang relatif kecil, di negera ini kita bisa menemukan kota kosmopolitan, pedesaan, dan hamparan pantai. Negara Inggris adalah negara yang indah, karena dipenuhi dengan bangunan-bangunan bernilai artistik dan bersejarah yang pada umumnya bebas dimasuki. Seperti istana tertua Windsor Castle, Istana Buckingham, Istana Wesrminster, Menara London, Maritim Greenwich, dan Kew Botanical Gardens, London Eyes, Tower of London dan masih banyak lagi.
Negara yang memiliki lagu kebangsaan “God Save The Queen” ini, adalah Negara yang bisa disebut sebagai galeri seni. Semua hal-hal yang berhubungan dengan seni ada disini. Musik, pertunjukan teater, komedi dan pagelaran seni lainnya siap menghibur semua orang dari berbagai belahan dunia.
Dalam dunia musik saja, banyak sekali tokoh-tokoh yang sangat memperngaruhi perkembangan musik dunia bahkan Negara ini pernah menjadi kiblatnya pecinta musik. Ada banyak band terkenal yang sampai sekarang masih dipuja-puja dan digandrungi. Seperti the Beatles, Rolling Stones, The Sex Pistols, The Cure, Black Sabbath, The Who, The Clash, Radiohead, Coldplay, Muse, dan Pink Floyd
Sedangkan dalam dunia teater, Negara Inggris mempunyai The Theatre, Teater Globe dan Theatre Royal Bristol yang berlangsung sejak tahun 1766 sampai sekarang.
Kenapa aku harus pergi ke Inggris? Selain tertarik pada hal-hal diatas ada satu jawaban yang sangat krusial. Aku ingin menjadi seorang penulis hebat. Bagi seorang penulis, Negara Inggris adalah salah satu tempat yang ‘wajib’ dikunjungi. Yah seperti kita tau bahwa Inggris mempunyai banyak tokoh dalam dunia literasi yang pernah mengguncang dunia. Seperti Williams Shakespeare, Enid Blyton, Sir Arthur Ignatius Conan Doyle, serta J.K. Rowling.
Williams Shakespeare penulis favoritku, hidup dari tahun 1564 sampai tahun 1616. Ia telah banyak membuat cerita-cerita yang sampai sekarang masih dinikmati anak-anak muda. Seperti kisah ‘Romeo and Juliette’. Tak hanya naskah drama yang dia buat, puisi, sayir dan sajak pun sukses membawa namanya.
J.K. Rowling, penulis terkenal pada abad ini. Ia Satu-satunya penulis yang bisa menjadi milyader. Harry potter, siapa yang tidak mengenal tokoh penyihir berkacamata yang satu ini?
Lalu Sherlock Holmes, tokoh detektif fiksi yang paling fenomenal, yang dibuat oleh Sir Arthur Ignatius Conan Doyle. Bukan buku saja yang memuat cerita tentang detektif ini, layar kaca bioskop juga turut serta menjadi saksi dalam memecahkan kasuhnya.
Aku ingin sekali berkeliling Negara Inggris, aku ingin mendapatkan inspirasi yang sama hebatnya dengan mereka. Aku ingin mengunjungi Stratford-upon-Avon kampung halaman Williams Shakespeare. Duduk di pinggiran Sungai Thames, mencari inspirasi untuk karyaku. Shakespeare's Globe, panggung teater yang didirikan untuk mementaskan karya-karya dari penulis legendaris tersebut pun masuk dalam list kunjungan wajibku.
Aku juga ingin mencoba merasakan bagaimana rasanya naik kereta bawah tanah. Konon katanya, J.K. Rowling banyak mendapatkan inspirasi saat perjalanan dengan menggunakan kereta.
Baker street 221B. Yap, kediaman detektif Sherlock Holmes. Dengan ‘bertamu’ kerumahnya, mungkin aku bisa merasakan ketegangannya dan bisa membuat kisah detektif fiksiku sendiri. Aku ingin belajar banyak dari Negara ini, aku ingin menjadi penulis hebat seperti mereka. Dan pergi Negara Inggris mungkin bisa jadi kuncinya.
Jika aku pergi ke Inggris aku yakin aku bisa mendapatkan pengalaman-pengalaman yang akan aku tuang dalam ratusan halaman. Aku yakin bisa membuat tokoh Harry Potter atau tokoh Sherlock Holmes versiku sendiri dengan imajinasi dan pengalaman yang kudapatkan.
Negara Inggris, surga dari segala inspirasi, surga dari segala imajinasi. Saat ke Inggris nanti, akan kutampung semuanya dengan buku besarku, akan aku bawa pulang ke tanah air, dan kutitipkan dalam toko buku. Agar aku bisa berbagi cerita dan pengalamanku yang spektakuler dengan yang lain..

*Tulisan ini dibuat dalam rangka mengikuti lomba Pergi 7 hari ke Inggris